SALAM DAMAI SELALU PARA PEJUANG INSOMNIA

Rabu, 02 April 2014

Pencegahan dan Penanganan Masalah Kulit Bayi



1.       Miliaria (Biang Keringat)
Kebanyakan muncul pada daerah leher,dada,ketiak dan lipatan kulit lainnya dan pada kulit yang tertutup popok.Cara menanganinya adalah keluarkan bayi dari ruangan panas dan lembab agar bayi tetap sejuk dan kering,mandikan dan keringkan.kenakan pakaian longgar dari katun.Rujuk ke dokter bila miliaria terlihat parah.
2.       Dermatitis Seboroik (Cradle Cap)
Biasa di sebut ketombe pada bayi yang di tandai dengan adanya lapisan kulit mati yang keras warna kekuningan yang melekat pada kulit kepala.Penyebabnya aktivitas berlebih kelenjar minyak di kulit kepala.Cara menanganinya keramasi dengan shampo bayi atau sisiri dengan sikat yang lembut.Bila gejala menetap atau meluas segera rujuk ke dokter.
3.       Ruam Popok
Cara mengatasinya yaitu sesegera mungkin dan sesering mungkin mengganti popok bayi yang basah oleh urin atau feses.Namun bila sudah dilakukan perawatan tapi ruam tidak hilang segera rujuk ke dokter karena mungkin bayi mengalami infeksi jamur.
4.       Jerawat
Jerawat pada bayi mungkin disebabkan karena pengaruh hormon ibunya sejak ia masih didalam kandungan.Jerawat biasanya muncul pada usia 2-4 minggu.Jerawat ini tidak perlu diobati sama sekali kecuali dengan menjaga kebersihan kulitnya.Penggunaan obat anti jerawat pada bayi tidak dianjurkan.

Diringkas dari buku MIMS BIDAN,Hal 49-50

Perkembangan bayi dari bulan ke bulan



Usia 6 bulan
Bayi mulai belajar duduk dan mulai belajarmenggunakan otot ototnya untuk menjaga keseimbangan.Tip : pegang mainan yang menarik agar bayi ingin meraih mainan tersebut sehingga tanpa disadari ia telah belajar menahan tubuhnya tetap tegak.
Usia 7 bulan
Bayi belajar merangkak,koordinasi gerakan kedua lengan dan tungkai  ini sangat esensial untuk menunjang kemampuan berjalannya nanti.Tip : Rangsang bayi untuk merangkak dengan meletakkan mainan beberapa meter dari tempat duduknya sehingga ia tergerak untuk merangkak.
Usia 8 bulan
Bayi mulai mencoba bangkit berdiri,tungkai sudah semakin kuat dan mampu menyangga tubuhnya ketika berdiri.Tip : Ajari ia jongkok dan duduk kembali,latihan ini dapat menguatkan otot tungkai dan meningkatkan keseimbangan.
Usia 9 bulan
Bayi cepat belajar untuk menjaga tubuhnya dan semakin percaya diri,diusia ini ia dapat berjalan beberapa langkah sambil berpegangan.Tip : Ajak ia jalan kaki sesering mungkin,semakin otot tungkainya sering di gunakan berjalan semakin siap ia berjalan sendiri tanpa bantuan.
Usia 10 bulan
Bayi mulai berjalan sendiri sambil berpegangan pada benda seperti kursi dan dinding,pada saat ini mumgkin ia sering  jatuh.Tip : Tutupi tepi meja atau kursi yang bersudut tajam dengan pelindung khusus,alasi lantai dengan matras agar ia tidak cedera.
Usia 11 bulan
Bayi mampu berdiri dan jongkok sendiri.Tip : Saat bayi berdiri,letakkan mainan kesayangannya di lantai dan biarkan ia berjongkok untuk mengambilnya.Hal ini untuk melatih kemahirannya (jongkok berdiri) agar otot tungkai menjadi kuat.
Usia 12 bulan
Bayi biasanya mulai mampu berjalan sendiri,Ada pula bayi yang berjalan beberapa langkah lalu di teruskan dengan merangkak dan berjalan lagi.Tip : Jika tidak pada posisi di gendong letakkan ia pada posisi berdiri agar ia terpacu untuk berjalan bukan merangkak.
Diringkas dari buku MIMS BIDAN,hal : 62-63

3 Tips penting melatih bayi berjalan



Tips #1
Lepaskan sepatu bayi
Melatih kemampuan berjalan pada bayi tanpa menggunakan alas kaki merupakan cara meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh bayi
Tips #2
Jangan gunakan ‘’baby walker’’

Alat ini tidak dapat memperkuat otot otot pinggul dan tumgkai atas bayi yang sebenarnya diperlukan untuk berjalan.Baby walker juga dapat meluncur  tak terkendali sehingga sangat beresiko.
Tips #3
Keamanan dalam rumah

Letakkan barang barang yang mudah pecah dan berbahaya dari jangkauan anak.Pasang matras ditempat biasa anak bermain.Jangan pernah meninggalkan bayi sendirian tanpa pengawasan.
Diringkas dari buku MIMS Bidan,hal : 63

Manfaat Olahraga teratur



Olahraga sangat penting selama hidup anda,tapi saat menua manfaat berikut sangat berharga:
a)      Penurunan resiko penyakit jantung
b)      Kemungkinan yang lebih kecil untuk menderita diabetes
c)       Pemeliharaan kekuatan otot
d)      Peningkatan kadar kolesterol-baik dalam darah
e)      Kesehatan tulang yang lebih baik dan kemungkinan yang lebih kecil mengalami osteoporosis (melakukan olahraga beban)
f)       Sistem imun yang lebih efisien
g)      Pengurangan lemak tubuh
h)      Kontrol nafsu makan lebih baik
i)        Penurunan resiko konstipasi
j)        Peningkatan kewaspadaan mental
k)      Sakit kepala yang lebih jarang
l)        Peningkatan kualitas tidur
m)    Kelenturan sendi
Sumber olahraga yang anda lakukan tergantung sepenuhnya pada sumber daya,waktu yang tersedia dan minat pribadi.
Penelitian menunjukkan bahwa setiap olahraga yang melibatkan beban dapat menghambat  kehilangan jaringan tulang dan otot yang merupakan konsekuensi alami penuaan.Olahraga beban juga dapat membantu menormalkan aliran gula dalam dari darah ke jaringan otot,tempat glukosa dimetabolisme dengan baik.Olahraga ini dapat menurunkan resiko diabetes dan penyakit  jantung.
Diringkas dari buku Panduan Kesehatan Keluarga,Hal 169

Menghentikan Penurunan Kesehatan Tubuh dengan Olahraga Berjalan



Seperti kebiasaan baik yang lain olahraga harus dilakukan secara teratur sekitar20 -30 menit setiap hari.
Tip Berjalan
1.       Lakukan peregangan ringan sebelum anda berjalan
2.       Awali berjalan pada dataran rata dan lanjutkan berjalan didaerah berbukit setelah anda lebih bugar
3.       Berjalanlah dalam kecepatan yang membuat anda sedikit kehabisan napas tapi jangan terlalu sulit bernapas sehingga tidak bisa berbicara
4.       Jangan memaksakan diri melebihi apa yang menurut anda nyaman dilakukan
5.       Cobalah meningkatkan jarak atau waktu berjalan daripada meningkatkan kecepatan berjalan anda
6.       Jangan berjalan melawan arah angin karena ini membutuhkan banyak tenaga
Diringkas dari buku PANDUAN KESEHATAN KELUARGA ,Hal 168